Jumat, 19 Juni 2009

Asal Mula Saguer

Pada zaman dahulu kala tinggalah sepasang suami istri di tengah hutan belantara. Mereka hidup dengan tentram. dan mempunyai 3 orang anak. anak sulung bernamna Tenden Wulandari, anak kedua Raidan Tenden,dan anak bungsu bernama Keke Waikan. Kehidupan mereka tiba-tiba berubah. Ketika ibu mereka meniggal saat melahirkan Keke Waikan anak bungsunya. tak selang beberapa lama kemudian ayahnya juga meniggal dunia menyusul ibunya, dan kini mereka bertiga menjadi yatim piatu.

Semua tanggung jawab untuk kelangsungan hidup mereka, jatuh pada anak sulung, yaitu Tenden Wulan. Ia harus bersusah payah untuk menghidupi adik-adiknya. apalagi adik bungsunya Keke waikan.

Kemudian dia teringat akan pisau yang selalu dibawah-bawah oleh ayahnya untuk pergi berburu. Si Tenden mengajak ke dua adiknya untuk pergi ke hutan mencari makanan.

Setelah menyusuri hutan belantara, akhirnya mereka beristirahat di bawah pohon.Pohon itu disebut Pohon Seho Tak lama kemudian adik bungsunya menangis karena haus dan kelaparan. Tenden tak tau harus bagaimana lagi untuk mencari makanan. Tiba-tiba saja di atas kepala Tenden menetes air berbusa (nira). Tenden pun terheran-heran melihat pohon tempat mereka berteduh itu bisa mengeluarkan air. Ia pun mencium dan mencicipi rasa air itu. Ternyata rasa air itu manis.

Kemudian tangannya menegadah keatas untuk menampung tetesan air nira itu, untuk di minumkan kepada adiknya yang kehausan dan juga kelaparan. Segitu senangnya ia ingin memberitahukan kejadian ini kepada orang-orang kampung.

Ia pun Pergi ke kekampung dan menceritakan apa yang di alaminya sejak berada di hutan itu. dan tak lama kemudian warga kampung berbondong-bondong datang untuk memastikan yang di ceritakn tenden adalah benar.

Tenden dan adik-adiknya pun menjadi terkenal karena keberadaan pohon seho tersebut. Dan dalam mimpinya ia bertemu dengan leluhurnya dan berkata bahwa pohon seho juga mempunyai manfaat lain selain menghasilkan rasa manis. Caranya dengan memukul-mukul mayang pohon sehu dan mengupas kulit yang melekat pada buahnya, dan dibiarkan seminggu hasilnya akan mengeluarkan air yang banyak. maka dari itu, di sebut Saguer.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar